True Evangelism

True Evangelism

September 18, 2022

Bible Passage: 1 Corinthians 3:6-7

Hari ini kita akan membahas tanda keempat gereja yang sehat, yaitu Biblical understanding of evangelism. Bagaimana gereja yang sehat itu memiliki pengertian yang tepat dan praktek memberitakan Injil. Kita mulai dengan hal yang negatif, penginjilan itu bukan apa? Pertama, penginjilan itu bukanlah memaksakan kehendak kita kepada orang lain karena kita tahu dan percaya hanya Allah yang bisa memberikan pertumbuhan atau hasil pemberitaan Injil kita. Ini adalah pekerjaan Tuhan, semata-mata hanya Tuhan yang bisa memberikan hidup kepada orang-orang yang sudah mati dalam dosa-dosa mereka, yang bisa kita lakukan adalah memberitakan Injil dengan setia, dengan tepat, hidup mengasihi satu sama lain dan berdoa untuk mereka, anugerah Tuhan boleh dicurahkan kepada mereka. Kita tidak bisa memaksa orang untuk percaya kepada Kristus.  Kedua. pemberitaan Injil itu bukanlah kesaksian hidup pribadi. Ini kadang-kadang bisa menjadi pintu masuk yang baik, bagaimana Tuhan sudah menolong kita, memimpin kita dan keluarga kita. Ini bisa menjadi sesuatu yang orang tidak bisa tolak tetapi penginjilan tidak boleh berhenti kepada kesaksian pribadi karena mungkin saja kita belum memberitakan apa arti kematian Kristus, bagaimana Kristus harus mati demi untuk menebus dosa manusia, engkau dan saya adalah orang yang berdosa yang patut dimurkai Allah, orang mungkin tidak bisa terima. Mereka kira mereka tidak terlalu berdosa, jauh lebih baik dari banyak orang lain. Tanpa anugerah dan belas kasihan Tuhan tidak mungkin orang menerima Injil dengan kesadaran mereka sendiri. Ketiga, penginjilan bukanlah apologetika. Apologetika biasanya menyertai pemberitaan Injil karena akan muncul pertanyaan dan kita harus menjawab pertanyaan-pertanyaan dan kesulitan-kesulitan. Bedanya apologetika mulainya dari pertanyaan atau keberatan orang sedangkan penginjilan adalah berita Tuhan, perintah Tuhan dan mulainya dari apa yang Tuhan inginkan. Terakhir, kita harus mengerti penginjilan itu bukanlah hasil dari penginjilan itu atau respon orang terhadap pemberitaan Injil itu. Kecil sekali persentasenya waktu kita memberitakan Injil ada orang yang menjadi percaya. Seringkali jika ada orang menjadi percaya, bukanlah kita yang memberitakan Injil pertama kali. Kita dipanggil untuk memberitakan akan kabar baik bahwa Yesus Kristus telah mati untuk menebus dosa manusia dan tidak tergantung pada hasilnya. Waktu kita memberitakan Injil janganlah menjadi kecewa kalau orang-orang yang kita beritakan tidak menerima, tidak peduli, tidak mengindahkan dan sebaliknya kalau respon mereka positif kita juga tahu ini semata-mata adalah pekerjaan Tuhan, jangan menjadi sombong.

Kedua, siapa yang harus menginjili? Semua orang yang telah menerima anugerah Tuhan, yang telah diselamatkan Tuhan. Kita semua dipanggil oleh Tuhan, kita yang telah ditebus oleh Tuhan dipanggil untuk menjadi saksi Kristus di tengah-tengah dunia ini. Apakah perkataan Tuhan dalam Matius 28 ini juga untuk kita hari ini? Tuhan Yesus mengatakan jadikan seluruh bangsa muridKu, ketahuilah Aku menyertai kamu sampai kepada akhir zaman. Janji ini juga untuk kita, semua umat Tuhan yang telah ditebus, yang telah mengalami keselamatan dari Tuhan, kita dipanggil untuk menjadi saksi Kristus. Seringkali cara Tuhan untuk Injil semakin diberitakan adalah anak-anak Tuhan yang dianiaya, mengalami kesulitan, penganiayaan, kemanapun mereka pergi, mereka akan memberitakan Injil.

Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa kita harus memberitakan Injil? Jawaban yang paling dasar adalah karena ini adalah perintah Tuhan dan kalau kita taat kepada Tuhan, itu adalah hal yang Tuhan inginkan, yang memuliakan Tuhan. Hal yang paling inti yang dikatakan oleh Alkitab adalah untuk kemuliaan Allah. Tujuan yang paling puncak Ini adalah panggilan yang penuh kasih, Tuhan ingin semua manusia memuliakan diriNya, karena Dia menciptakan segala sesuatu untuk kemuliaan diriNya. Tuhan memanggil kita untuk memuliakan diriNya dan ketika manusia taat, manusia akan mengalami hidup berkelimpahan, damai sejahtera yang penuh dalam Tuhan. Rencana Tuhan yang terbaik bagi umatNya ketika kita hidup sesuai dengan kehendakNya dan memuliakan Dia, ini adalah kerinduan kita yang terdalam, ini adalah motivasi kita yang terdalam. Motivasi kita yang utama waktu kita mengabarkan Injil yaitu kita memiliki hati yang mengasihi orang berdosa supaya mereka meninggalkan dosa mereka yang menghancurkan hidup mereka, yang melawan Tuhan sehingga mereka datang kepada Tuhan, percaya kepada Dia supaya hidup mereka boleh memuliakan Tuhan juga dan menikmati Dia selamanya.