Who Can Stand The Judgement of God?

Who Can Stand The Judgement of God?

May 29, 2022
Bulletin Download

Bible Passage: Revelation 7:1-17

Minggu lalu kita sudah membahas 6 materai yang pertama. Materai-materai ini intinya tentang penghakiman Allah bagi orang-orang yang berdosa.

Wahyu pasal 7 itu menjawab pertanyaan ayat terakhir dari Wahyu pasal 6, bahwa siapakah yang dapat bertahan ditengah-tengah segala murka Allah yang begitu mengerikan? Jawabannya adalah umat Tuhan yang jubahnya telah dicuci dengan darah anak domba. Ini adalah umat Tuhan yang akan dijaga dan dipelihara oleh Tuhan, sehingga akan membuktikan bahwa tidak ada apapun yang memisahkan mereka dari kasih Allah didalam Kristus anak domba Allah yang telah mencurahkan darahnya bagi mereka. Inilah fungsi pertama dari pasal yang ke 7.

Fungsi yang kedua daripada visi yang diberikan Tuhan kepada rasul Yohanes adalah sebagai bentuk yang dramatik dan memberikan suatu kontras sebelum materai yang terakhir. Pasal 7 ini menggambarkan dua visi yang besar, yang pertama yakni dari ayat 1-8, itu berbicara tentang 144,000 yang disebut sebagai keturunan dari Israel yang dimateraikan oleh Tuhan. Visi besar yang kedua adalah kumpulan besar orang banyak (yang tidak terhitung banyaknya) yang diberkati oleh Tuhan didalam ayat ke 9. Menurut Robert Mounts, yang menggambarkan kedua visi besar ini suatu hal yang sama, berbicara tentang gereja Tuhan tetapi dilihat dari dua sudut yang berbeda.

Ada 3 hal gambaran akan materai yang ditulis akan nama Allah dan nama Bapa dan nama anak domba Allah itu: 

1.) Proteksi: bahwa Dia yang akan memelihara, menjaga, memimpin umatNya bukan hanya didunia ini sampai selama-lamanya

2.) Tanda pemilikan: kita adalah milik Tuhan dan Dia telah menebus kita denga darahnya yang tunggal bagi kita sekalian. 

3.) Materai ini menunjukkan autentik kita sebagai anak-anak daripada Allah.

Visi yang kedua yang digambarkan di dalam ayat 9-17. Ini adalah visi tentang keadaan semua umat Tuhan dalam syalom yang kekal. Inilah gambaran umat Tuhan nanti di surga ketika kita bertemu muka dengan muka dengan Tuhan di langit dan bumi yang baru dimana kehadiran Tuhan nyata. Visi kedua ini menggambarkan umat Tuhan yang tak terhitung banyaknya dari segala bangsa, dari segala suku, dari segala kaum, dari segala bahasa berdiri di depan takhta dan didepan anak domba Allah itu.

Menariknya, bahwa nanti kita bertemu muka dengan muka dengan Tuhan, maka perbedaan-perbedaan diantara bangsa, bahasa, kaum, suku dan sebagainya tidak akan hilang, dan akan datang berkumpul sama-sama sebagai satu umat Tuhan yang kudus dan berkenan dengan Tuhan.

Di ayat 13, ada satu pertanyaan yang retorik: siapakah mereka ini dari begitu banyak orang yang memuji secara sempurna kepada Allah? Siapakah mereka itu yang memakai jubah warna putih itu? Dan darimanakah mereka datang?

Orang-orang yang telah keluar dari “great turbulence” adalah orang-orang yang sudah mengalami kesusahan dan penderitaan di dalam kesetiaan mereka untuk mengikuti Tuhan. Mereka sudah mengalami banyak perjuangan-perjuangan dan meneteskan air mata mereka. Biarlah kebenaran firman hari ini  juga mengingatkan dan mendorong kita, selama ada didunia ini kita bisa terus berjuang dan menjadi saksi Tuhan ditengah-tengah di dunia ini. Janji-janji Tuhan itu pasti dan amin dan benar dan bisa terlaksana.